Keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam berbagai konflik global kerap diiringi biaya besar. Sejak Perang Dunia II hingga perang modern di Timur Tengah, anggaran yang dikeluarkan tidak hanya menguras kas negara, tetapi juga meninggalkan beban jangka panjang.
Dalam perkembangan terbaru, perang bersama Israel melawan Iran yang disebut dimulai pada 28 Februari 2026 dinilai berpotensi masuk dalam jajaran perang termahal dalam sejarah AS.
Salah satu contoh biaya konflik yang menonjol adalah War on Terror. Perang ini disebut menelan biaya lebih dari USD8 triliun atau sekitar Rp136.000 triliun. Nilai tersebut disebut setara dengan sekitar 40 kali Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia, yang berada di kisaran Rp3.000 triliun hingga Rp3.500 triliun per tahun.