BERITA TERKINI
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Jadi Risiko Utama bagi Ekonomi Asia Timur dan Pasifik

Bank Dunia: Ketidakpastian Global Jadi Risiko Utama bagi Ekonomi Asia Timur dan Pasifik

Bank Dunia menilai ancaman utama terhadap pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik saat ini bukan terutama besaran tarif perdagangan, melainkan tingginya ketidakpastian global. Ketidakpastian tersebut dipicu oleh arah kebijakan Amerika Serikat (AS) yang kerap berubah drastis, serta konflik geopolitik di Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda-tanda stabil.

Kepala Ekonom Kawasan Asia Timur dan Pasifik Bank Dunia, Aaditya Mattoo, mengatakan fluktuasi kebijakan membuat pelaku pasar ragu untuk mengambil keputusan investasi jangka panjang. Menurutnya, ketidakpastian terkait kebijakan di masa depan dapat berdampak besar bagi dunia usaha, melampaui pengaruh angka tarif itu sendiri.

Mattoo menjelaskan, perubahan regulasi yang terjadi cepat—mulai dari pemberlakuan tarif, pembatalan oleh otoritas hukum, hingga penerapan tarif sementara—membuat pelaku usaha cenderung menahan ekspansi bisnis. Dalam pemaparan laporan secara daring pada Rabu (8/4/2026), ia menekankan bahwa dunia usaha lebih mengkhawatirkan ketidakjelasan arah kebijakan dibandingkan besaran tarif.

Selain faktor kebijakan, ketegangan di Timur Tengah yang hanya diredam melalui gencatan senjata jangka pendek turut menambah kompleksitas dalam menyusun proyeksi ekonomi global. Mattoo menilai situasi semacam ini memperbesar ketidakpastian karena perkembangan berikutnya sulit diprediksi.

Ia mencontohkan kondisi ketika kebijakan tarif dapat berubah dalam waktu singkat, sementara gencatan senjata berjangka pendek juga belum tentu bertahan. Menurutnya, rangkaian ketidakpastian tersebut membuat pelaku ekonomi kesulitan menentukan langkah dan meningkatkan kehati-hatian dalam mengambil keputusan.