Perwakilan Dagang Amerika Serikat, Jamieson Greer, mengatakan Amerika Serikat dan China tengah membahas detail akhir proposal kesepakatan dagang dalam perundingan yang berlangsung di Malaysia. Pembahasan tersebut juga disebut menjadi bagian dari persiapan menjelang pertemuan tingkat pemimpin yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Greer menyampaikan perundingan selama dua hari telah menghasilkan rancangan yang hampir siap untuk ditinjau oleh para pemimpin kedua negara.
"Kami sudah mendekati titik di mana kami memiliki sesuatu yang dapat kami presentasikan kepada para pemimpin untuk dipertimbangkan," kata Greer kepada wartawan di Kuala Lumpur pada Minggu, 26 Oktober 2025.
Menurut Greer, cakupan diskusi dalam perundingan tersebut luas dan mencakup berbagai isu. Ia menyebut pembahasan termasuk perpanjangan gencatan senjata, logam tanah jarang, serta sejumlah topik lainnya.
"Diskusinya sangat luas mencakup berbagai topik. Kami membahas perpanjangan gencatan senjata. Kami membahas logam tanah jarang, tentu saja. Kami membahas berbagai topik, dan saya pikir kami sudah mendekati titik, di mana para pemimpin akan mengadakan pertemuan yang sangat produktif pekan depan," ujarnya.

