BERITA TERKINI
AS Janjikan Dana US$45 Juta untuk Perkuat Gencatan Senjata Thailand-Kamboja

AS Janjikan Dana US$45 Juta untuk Perkuat Gencatan Senjata Thailand-Kamboja

Amerika Serikat menjanjikan bantuan dana untuk membantu memperkuat gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja, di tengah upaya Washington memperdalam keterlibatannya dalam konflik yang juga menarik perhatian China sebagai pihak yang berupaya berperan sebagai mediator.

Seorang utusan senior AS menyatakan keyakinannya bahwa gencatan senjata kedua negara akan bertahan. AS disebut mengalokasikan total US$45 juta, atau sekitar Rp758 miliar, untuk menstabilkan perbatasan yang bermasalah, membersihkan amunisi, serta memerangi kejahatan lintas batas.

Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik, Michael DeSombre, mengatakan kepada wartawan di Bangkok pada Jumat (9/1/2026) bahwa paket bantuan tersebut mencakup US$15 juta untuk stabilisasi perbatasan, US$10 juta untuk pembersihan ranjau dan amunisi yang belum meledak, serta US$20 juta untuk inisiatif membantu Thailand dan Kamboja memerangi operasi penipuan dan perdagangan narkoba.

Thailand dan Kamboja mencapai gencatan senjata pada 27 Desember setelah gencatan senjata sebelumnya, yang disepakati pada akhir Juli, runtuh. Kesepakatan terbaru ini dilaporkan sebagian besar bertahan, meski terdapat tuduhan saling melanggar di sepanjang perbatasan.