Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengatakan dirinya sependapat dengan Menteri Pertahanan China Dong Jun mengenai perlunya membangun jalur komunikasi militer guna meredakan potensi konflik dan menangani persoalan yang muncul.
Dalam pernyataan di akun X pada Sabtu (1/11), Hegseth menyebut ia dan Dong telah sepakat untuk membangun mekanisme komunikasi tersebut dan akan menggelar pertemuan lanjutan dalam waktu dekat untuk membahasnya lebih jauh.
Hegseth juga menekankan bahwa perdamaian, stabilitas, dan hubungan baik merupakan pilihan terbaik bagi kedua negara. Ia merujuk pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut pertemuan “G2” sebagai landasan bagi perdamaian dan kesuksesan jangka panjang bagi AS dan China. Dalam unggahannya, Hegseth turut menggunakan istilah “Departemen Perang”, sebutan lama pemerintah AS sebelum berubah menjadi Departemen Pertahanan.
Dong dan Hegseth bertemu pada Jumat (31/10) di Kuala Lumpur, Malaysia, di sela pertemuan puncak para kepala pertahanan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).
Selain bertemu Dong, Hegseth juga melakukan pertemuan dengan menteri pertahanan Australia, Jepang, dan Filipina untuk membahas peningkatan pencegahan dan kesiapsiagaan di Laut China Selatan. Ia menyatakan komitmen berkelanjutan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump bertemu Presiden China Xi Jinping di Busan, Korea Selatan, pada Kamis, dalam pertemuan yang disebut Trump sebagai “G2” atau Kelompok Dua.

