BERITA TERKINI
Agenda Data AS-Eropa dan Sejumlah Event Kripto Warnai Pasar Pekan Ketiga April 2026

Agenda Data AS-Eropa dan Sejumlah Event Kripto Warnai Pasar Pekan Ketiga April 2026

Pasar kripto memasuki pekan ketiga April 2026 dalam kondisi berfluktuasi setelah Bitcoin (BTC) turun dari level US$73.000 ke kisaran US$71.000. Penurunan itu terjadi di tengah meningkatnya tensi geopolitik, namun perhatian pelaku pasar disebut mulai bergeser ke sejumlah agenda ekonomi global dan kegiatan di ekosistem kripto yang dinilai dapat lebih langsung memengaruhi pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan.

Sepanjang pekan ini, rilis data ekonomi dari Amerika Serikat dan Eropa dijadwalkan berlangsung, bersamaan dengan rangkaian agenda kripto seperti delisting, pemungutan suara pembaruan jaringan, hingga penutupan proyek. Kombinasi faktor tersebut membuat pasar berpotensi lebih reaktif terhadap setiap perkembangan baru.

Jadwal event ekonomi global dan kripto pekan ketiga April 2026

Senin, 13 April
- Delisting NOM: Bithumb menghapus token NOM dari perdagangan.
- World Internet Conference Asia-Pacific Summit di Hong Kong.

Selasa, 14 April
- Paris Blockchain Week (14–15 April): event industri kripto global.
- Event TRUMP memecoin: agenda “lunch ranking” berakhir.
- 19.30 WIB: Data PPI AS, proyeksi 1,2% (sebelumnya 0,7%).

Rabu, 15 April
- 01.00 WIB (16 April): Beige Book The Fed, laporan ekonomi regional AS.
- Macron speech: Presiden Prancis dijadwalkan berbicara di Paris Blockchain Week.

Kamis, 16 April
- Voting Starknet: proposal pembaruan v0.14.2 berakhir.
- Penutupan Intergaze: proyek NFT berhenti, pengguna diminta menarik aset.
- 16.00 WIB: CPI Euro Area, proyeksi 2,5%.
- 19.30 WIB: Jobless Claims AS, proyeksi 215K (sebelumnya 219K).

Jumat, 17 April
- Hearing The Fed: agenda pencalonan Kevin Warsh.
- Polaris shutdown: platform berhenti beroperasi.

Perhatian pasar pada kebijakan The Fed

Selain data ekonomi rutin, pasar juga menyoroti hearing pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve pada 17 April 2026. Perubahan arah kepemimpinan dinilai berpotensi memengaruhi kebijakan suku bunga dan likuiditas global, yang kerap menjadi salah satu faktor utama aliran dana ke aset berisiko, termasuk kripto.

Dengan banyaknya katalis yang muncul dalam waktu berdekatan—mulai dari data inflasi, laporan bank sentral, indikator tenaga kerja, hingga agenda internal industri kripto—potensi volatilitas jangka pendek dinilai tetap tinggi. Sejumlah peristiwa khusus di ekosistem kripto juga dapat memicu pergerakan pada aset tertentu, terutama yang terkait langsung dengan delisting, pembaruan jaringan, atau penghentian layanan proyek.

Ringkasan

Pekan ketiga April 2026 menjadi periode padat bagi pasar kripto karena rilis data ekonomi global dan agenda kripto berlangsung hampir bersamaan. Fokus utama tertuju pada indikator inflasi, laporan Federal Reserve, serta data tenaga kerja yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan suku bunga. Di sisi lain, dinamika ekosistem kripto—seperti delisting, voting pembaruan jaringan, dan penutupan proyek—menambah faktor penggerak pada level aset tertentu.