Adhisty Zara menyampaikan duka atas kabar meninggalnya influencer Lula Lahfah. Melalui unggahan di Instagram Stories, Zara membagikan salam perpisahan untuk Lula yang wafat pada usia 26 tahun.
Dalam salah satu unggahannya, Zara menampilkan kolase foto kenangan bersama Lula Lahfah, termasuk momen saat mengikuti kompetisi olahraga. Zara menyebut Lula bukan sekadar teman, melainkan sosok kakak yang selama ini menjaganya.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Rest in peace Kak Lula sayang. Thank you for always looking out for me, being the sister i needed (terima kasih selalu menjagaku dan menjadi kakak perempuan yang kubutuhkan),” tulis Zara.
Ia juga menambahkan, “Your kindness will always stay with me. Al Fatihah. I will always love you and keep you in my prayers (Kebaikanmu akan selalu bersamaku. Al Fatihah. Aku akan selalu menyayangimu dan mengingatmu dalam doa-doaku).”
Dalam unggahan lain, Zara membagikan video interaksi bersama Lula Lahfah dan seorang teman saat mereka menari. Video tersebut merupakan dokumentasi lama dari unggahan Lula Lahfah di TikTok. Zara mengaku masih berduka setelah menyadari kebersamaan mereka telah berakhir.
“Masih sedih kak, tapi yakin Allah sangat sayang sama Kakak. Tenang di sana ya Kak. Al Fatihah,” tulis Zara.
Sebelumnya, kabar meninggalnya Lula Lahfah ramai diperbincangkan di media sosial pada Jumat, 23 Januari 2026. Kasihumas Polres Jakarta Selatan, Murodih, memaparkan kronologi penemuan Lula Lahfah di apartemen pada tanggal tersebut.
Menurut keterangan polisi, saksi bernama Asiah berada di luar kamar apartemen tempat Lula tinggal. Ia kemudian meminta bantuan pihak pengelola untuk membuka pintu karena merasa curiga sekaligus khawatir, mengingat Lula sedang sakit dan malam sebelumnya baru berobat.
Saksi bersama pihak manajemen apartemen kemudian masuk ke dalam kamar. Lula Lahfah ditemukan dalam kondisi terlentang, dengan mulut terbuka dan berwarna kebiruan.
Murodih mengatakan dokter pribadi didatangkan untuk memeriksa kondisi Lula Lahfah dan ditemukan obat di lokasi. Ambulans tiba di apartemen sekitar pukul 19.50 WIB. Tim Identifikasi Polres yang dipimpin Ipda Soleh datang pada pukul 20.20 WIB untuk melakukan identifikasi, lalu pada pukul 21.20 WIB jenazah dibawa ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

