BERITA TERKINI
1 Rajab 2025 Jatuh pada 1 Januari dan 21 Desember, Ini Amalan yang Dianjurkan serta Peristiwa Pentingnya

1 Rajab 2025 Jatuh pada 1 Januari dan 21 Desember, Ini Amalan yang Dianjurkan serta Peristiwa Pentingnya

Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram (syahrul hurum) dalam kalender Hijriah, bersama Muharram, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah. Kemuliaan empat bulan ini disebutkan dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 36, yang menegaskan adanya empat bulan yang dimuliakan serta anjuran untuk tidak menzalimi diri pada masa tersebut.

Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender Hijriah, berada setelah Jumadil Akhir dan sebelum Sya’ban serta Ramadhan. Karena posisinya berdekatan dengan Ramadhan, Rajab kerap dipandang sebagai momen persiapan untuk meningkatkan ibadah.

1 Rajab 2025 jatuh pada tanggal berapa?

Dalam tahun 2025, tanggal 1 Rajab muncul dua kali dalam kalender Masehi karena perbedaan sistem penanggalan Hijriah (qamariyah) dan Masehi (syamsiah). Berdasarkan Kalender Hijriah Kementerian Agama (Kemenag) dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), rinciannya sebagai berikut:

1 Rajab 1446 H bertepatan dengan Rabu, 1 Januari 2025.

1 Rajab 1447 H bertepatan dengan 21 Desember 2025.

Karena penanggalan Hijriah menggunakan peredaran bulan, malam 1 Rajab 1447 H disebut terjadi pada 20 Desember 2025 sejak petang.

Amalan yang dianjurkan pada bulan Rajab

Sejumlah amalan dianjurkan untuk diperbanyak pada bulan Rajab, di antaranya doa, puasa sunnah, shalawat, istighfar, dan zikir.

1. Menghidupkan malam pertama Rajab

Imam Syafi’i dalam kitab Al-Umm menyebut malam pertama bulan Rajab sebagai salah satu malam mustajab. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, shalat sunnah, dan zikir pada malam tersebut. Dalam rujukan lain, Syekh Utsman Al-Khubawi dalam Durratun Nasihin juga menyebut keutamaan menghidupkan malam pertama Rajab.

2. Puasa sunnah

Puasa menjadi salah satu amalan yang banyak dilakukan pada bulan Rajab. Dalam Durratun Nasihin disebutkan rincian keutamaan puasa di bulan Rajab, antara lain: puasa 1 hari mendapat ridha Allah; puasa 2 hari mendapat kemuliaan; puasa 3 hari disebutkan diselamatkan dari bencana dunia dan azab akhirat; puasa 7 hari ditutup tujuh pintu jahannam; puasa 8 hari dibuka delapan pintu surga; puasa 10 hari disebutkan dikabulkan permintaannya; dan puasa 15 hari diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Niat puasa sunnah Rajab yang dicantumkan dalam rujukan tersebut adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِِلَّهِ تَعَلى

Nawaitu shauma ghodin fii syahri rojaba sunnatan lilahi ta'ala

Artinya: Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah Ta'ala.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumid-Din menyatakan kesunnahan puasa menjadi kian bernilai bila dilakukan pada hari-hari utama. Selain puasa Rajab, umat Islam juga dapat menjalankan puasa sunnah rutin seperti Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh.

3. Memperbanyak shalawat

Amalan lain yang dianjurkan adalah memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam berita rujukan dicantumkan hadis riwayat Abdurrahman bin Auf RA tentang keutamaan shalawat.

Contoh bacaan shalawat singkat (Shalawat Jibril):

صَلَّى اللّٰهُ عَلَى مُحَمَّدٍ

Shallallahu 'ala Muhammad

Artinya: Semoga rahmat dan salam tercurah kepada beliau (Nabi Muhammad SAW).

Contoh shalawat yang lebih panjang:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad wa 'ala ali sayyidina muhammad

Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, dan kepada keluarga Nabi Muhammad.

4. Memperbanyak istighfar

Para ulama juga menganjurkan memperbanyak istighfar pada bulan Rajab. Bacaan istighfar yang dicantumkan adalah:

رب اغفرلي وارحمني و تب عليَّ

Rabbighfirli warhamni wa tub alayya

Artinya: Ya Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, dan terimalah taubatku.

Dalam rujukan disebutkan anjuran membacanya 70 kali setiap pagi dan sore selama bulan Rajab.

5. Berzikir dan membaca doa memasuki Rajab

Dalam rujukan juga disebutkan doa yang banyak dibaca Rasulullah SAW saat memasuki Rajab:

اللهمّ بارك لنا في رجب و شعبان و بلعنا رمضان و حصل مقاصنا

Allahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya'bana wa ballighnaa ramadhana wa hassil maqashidanaa

Artinya: Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan, serta penuhilah hajat dan tujuan-tujuan kami.

Selain itu, disebutkan pula bacaan tasbih harian bulan Rajab yang dianjurkan dibaca 100 kali per hari, dengan pembagian bacaan berdasarkan rentang tanggal Rajab.

Keutamaan Rajab dan peristiwa penting pada masa Rasulullah

Rajab dipandang istimewa karena termasuk bulan haram yang dimuliakan. Rajab juga sering dikaitkan dengan peristiwa Isra Mikraj, yakni perjalanan Nabi Muhammad SAW yang di dalamnya terdapat perintah salat lima waktu.

Dalam rujukan, dosen Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dartim, menjelaskan sejumlah peristiwa penting yang dikaitkan dengan bulan Rajab pada masa kenabian, antara lain:

1) Isra Mikraj yang disebut terjadi pada malam 27 Rajab tahun kesepuluh kenabian.

2) Perintah mengubah arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah pada bulan Rajab tahun 2 Hijriah.

3) Perintah salat lima waktu yang diterima Rasulullah SAW saat berada di Sidratul Muntaha, bersamaan dengan Isra Mikraj.

4) Perang Tabuk yang terjadi pada bulan Rajab tahun 9 Hijriah, disebut sebagai perang terakhir yang diikuti Nabi Muhammad SAW.

5) Hijrah pertama ke Habasyah pada bulan Rajab tahun kelima kenabian, sebagai upaya melindungi umat Islam dari gangguan kaum Quraisy.

Catatan tanggal 27 Rajab 2025

Dalam data rujukan disebutkan bahwa tanggal Masehi yang bertepatan dengan 27 Rajab tahun 2025 adalah 27 Januari 2025. Malam 27 Rajab dikenal luas sebagai momen yang dikaitkan dengan peristiwa Isra Mikraj.