BERITA TERKINI
Uni Eropa Sepakat Hentikan Impor Gas Rusia Bertahap, IEA Sebut Momen Bersejarah

Uni Eropa Sepakat Hentikan Impor Gas Rusia Bertahap, IEA Sebut Momen Bersejarah

Negara-negara anggota Uni Eropa bersama Parlemen Uni Eropa menyepakati langkah bertahap untuk menghentikan impor gas dari Rusia. Kebijakan ini menandai perubahan besar setelah hampir 50 tahun Eropa mengandalkan pasokan gas Rusia untuk memenuhi kebutuhan energinya.

Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA) Fatih Birol menyambut baik kesepakatan tersebut. Birol hadir dalam konferensi pers bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen serta Komisioner Energi dan Perumahan Dan Jørgensen, yang membahas pentingnya perjanjian baru Uni Eropa untuk menghentikan impor gas alam dari Rusia pada 2027.

Birol menilai kesepakatan ini sebagai momen bersejarah yang menandai berakhirnya sebuah era yang dimulai lebih dari lima dekade lalu, ketika impor gas pertama kali dilakukan. Menurutnya, Eropa kini berada dalam posisi yang lebih kokoh setelah berupaya mengakhiri ketergantungan selama beberapa dekade pada gas Rusia, antara lain melalui diversifikasi pemasok gas dan sumber energi lainnya.

“Dalam dunia energi, ketergantungan yang berlebihan dapat dengan cepat berubah menjadi kerentanan geopolitik yang besar,” kata Birol.

Ia menegaskan pentingnya diversifikasi sebagai prinsip utama dalam menjaga keamanan energi. “Aturan emas nomor satu saya untuk keamanan energi adalah diversifikasi,” ujarnya.

IEA sebelumnya merumuskan rencana 10 poin untuk mengurangi ketergantungan Uni Eropa pada gas Rusia, menyusul invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada 2022. Rencana tersebut diterbitkan satu minggu setelah invasi, ketika krisis energi meningkat.

Birol juga menyatakan IEA bekerja sama dengan Presiden von der Leyen dan Komisi Eropa dalam menyusun rencana guna memastikan keamanan energi Eropa dan Ukraina dalam beberapa tahun terakhir.