BERITA TERKINI
UEA Klaim Berhasil Halau Ancaman Rudal dan Drone dari Iran di Tengah Gencatan Senjata Rapuh

UEA Klaim Berhasil Halau Ancaman Rudal dan Drone dari Iran di Tengah Gencatan Senjata Rapuh

Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan sistem pertahanan udaranya sedang menghalau ancaman rudal dan drone yang datang dari Iran pada Jumat (8/5/2026). Peristiwa ini kembali menyoroti rapuhnya gencatan senjata yang telah berlangsung selama sebulan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Hingga kini belum ada rincian lebih lanjut mengenai serangan terbaru yang disebut mengarah ke wilayah UEA. Namun, eskalasi terjadi sehari setelah AS dan Iran saling menyerang di sekitar Selat Hormuz, ketika Washington menunggu jawaban Teheran atas proposal untuk mengakhiri konflik.

Sejak perang meletus pada 28 Februari, Iran disebut kerap menargetkan UEA dan negara-negara Teluk lainnya yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.

Dalam perkembangan terkait, Donald Trump pada Kamis menyampaikan bahwa tiga kapal perusak Angkatan Laut AS diserang saat melintasi Selat Hormuz, jalur penting bagi seperlima aliran minyak dan gas alam cair dunia. Menurut Trump, selat tersebut hampir sepenuhnya ditutup oleh Iran sejak konflik dimulai.

“Tiga Kapal Perusak Amerika Kelas Dunia baru saja transit dengan sangat sukses keluar dari Selat Hormuz di bawah serangan. Tidak ada kerusakan pada ketiga kapal perusak tersebut, namun kerusakan besar dialami pihak penyerang Iran,” tulis Trump di platform Truth Social.