Lampung Tengah — Kabar duka menyelimuti Kampung Gunung Batin Baru (GBB), Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah. Sekretaris Kampung Gunung Batin Baru, Supardi, S.E., meninggal dunia pada Kamis malam (07/04/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di ruang perawatan Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Bandar Agung.
Supardi diduga meninggal akibat angin duduk atau dalam istilah medis disebut angina pektoris, yakni nyeri dada serius akibat kurangnya aliran darah dan oksigen ke otot jantung yang merupakan gejala penyakit jantung koroner.
Kabar wafatnya Supardi dibenarkan Kepala Kampung Gunung Batin Baru, Sodikin. Ia mengatakan almarhum mengalami serangan pada malam hari dan sempat dibawa ke UGD Puskesmas Bandar Agung untuk pemeriksaan sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Kepergian Supardi disebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan warga Kampung Gunung Batin Baru. Sejumlah ucapan belasungkawa disampaikan berbagai pihak, termasuk dari Sodikin yang mewakili pemerintah kampung dan warga setempat.
Ucapan duka juga disampaikan Sekretaris Kecamatan Terusan Nunyai, Seodega Bunayar, S.T., M.M., mewakili Camat Andri Yulizar, S.E., M.H., serta jajaran pemerintahan kecamatan. Ia menyampaikan belasungkawa dan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik serta keluarga diberi ketabahan.
Menurut informasi yang diterima, jenazah disemayamkan di rumah duka di Dusun 08 RT 07 RW 08 Gunung Batin Baru. Selanjutnya, almarhum dimakamkan di samping makam istrinya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Gunung Batin Udik (GBU), Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah.