Jamuan bersama perayaan musim semi Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) digelar di Yuanshan Grand Hotel pada Kamis (12/3). Acara ini mengundang perwakilan duta besar asing dari berbagai negara beserta pasangan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dukungan mereka terhadap misi diplomasi Taiwan selama setahun terakhir.
Dalam sambutannya, Presiden Lai Ching-te menyatakan bahwa Taiwan akan terus membangun hubungan yang kuat dengan dunia dan memperluas kerja sama dengan negara-negara sahabat, seiring memasuki era baru kecerdasan buatan (AI). Ia juga menegaskan komitmen untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan serta mempertahankan nilai kebebasan dan demokrasi.
Presiden Lai turut mengapresiasi Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung yang dinilainya aktif mempromosikan “diplomasi komprehensif” dan memperdalam hubungan Taiwan dengan mitra dari berbagai negara. Menurut Lai, sepanjang tahun lalu Lin telah mengunjungi 14 negara di enam benua dengan total jarak perjalanan udara lebih dari 209.000 kilometer—setara hampir 5,2 kali mengelilingi dunia. Ia juga menyebut Lin baru saja kembali dari kunjungan ke Tuvalu dan dalam perjalanan pulang transit di Australia serta mengunjungi Sydney.
Presiden Lai menambahkan, pada tahun lalu Menlu Lin menerima 401 delegasi kunjungan dengan total 4.105 tamu penting, serta menghadiri banyak acara jamuan. Dalam sambutan yang diselingi candaan, Lai menyebut Lin “bertambah berat demi negara” dan juga menyinggung kenaikan berat badan istrinya.
Selain itu, Presiden Lai menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin negara sahabat diplomatik Taiwan. Ia mengapresiasi Inggris, Jepang, dan Amerika Serikat yang disebutnya bersama Taiwan memperkuat kerja sama dan menandatangani kesepakatan kerja sama, serta berterima kasih kepada negara-negara lain yang aktif mendukung Taiwan. Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan Taiwan tetap terhubung dengan dunia dan memperluas kerja sama dengan negara-negara sahabat demokratis dalam proses menuju era AI.
Di bidang domestik, Presiden Lai menyebut pertumbuhan ekonomi dan situasi ketenagakerjaan Taiwan dalam periode sebelumnya tergolong baik. Ia juga mengapresiasi masyarakat Taiwan yang menjadi relawan ketika bencana terjadi. Lai mengatakan ia menyambut tahun baru dengan harapan, seraya menyinggung kabar baik selama perayaan musim semi, termasuk pengakuan yang diterima Team Taiwan dalam pertandingan bisbol dunia, serta prestasi dari cabang senam palang tunggal, bulu tangkis, dan sepak bola wanita.
Menutup sambutannya, Presiden Lai menyatakan harapannya agar Taiwan terus berkembang, mencapai kemakmuran, dan meningkatkan kesejahteraan. Ia juga menyinggung perubahan geopolitik yang berlangsung cepat dan ekspansi otoritarianisme, serta berharap partai berkuasa dan oposisi dapat kompak dan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.

