BERITA TERKINI
Menlu Iran: Tetap Tempuh Diplomasi Sambil Siap Hadapi Perang

Menlu Iran: Tetap Tempuh Diplomasi Sambil Siap Hadapi Perang

TEHERAN — Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan negaranya terus menempuh jalur diplomasi sembari tetap berada dalam posisi siap menghadapi perang apa pun.

Pernyataan itu disampaikan Araghchi dalam Kongres Nasional tentang Kebijakan Luar Negeri Republik Islam di Teheran pada Minggu. Ia berbicara dua hari setelah Iran dan Amerika Serikat menggelar pembicaraan nuklir tidak langsung di Oman, di tengah meningkatnya ketegangan selama beberapa pekan terakhir yang dipicu retorika perang dari AS terhadap Iran.

Araghchi menegaskan Iran tidak mencari perang, namun menilai kesiapan tersebut diperlukan sebagai faktor pencegah. “Kami adalah negara yang berdiplomasi, kami juga negara yang siap berperang; bukan dalam arti kami mencari perang, tetapi… kami siap berperang sehingga tidak ada yang berani melawan kami,” katanya.

Ia menyebut prinsip utama kebijakan luar negeri Iran saat ini adalah martabat, yang menurutnya berarti menjaga kemerdekaan, menolak dominasi, dan mempertahankan kedaulatan negara.

Araghchi juga menekankan bahwa respons Iran akan bergantung pada nada yang digunakan pihak lain terhadap negaranya. Ia mengatakan diplomasi akan direspons dengan bahasa yang sama, begitu pula penggunaan kekuatan maupun bahasa penghormatan.

Terkait isu nuklir, Araghchi menyatakan Teheran siap menyelesaikan ambiguitas mengenai program nuklirnya yang ia sebut damai. Menurutnya, diplomasi menjadi satu-satunya cara untuk menuntaskan persoalan tersebut karena jalur lain belum membuahkan hasil.