BERITA TERKINI
Kabar Iran Berpotensi Mundur dari Piala Dunia Buka Peluang Playoff Tambahan, Italia Disebut Kandidat

Kabar Iran Berpotensi Mundur dari Piala Dunia Buka Peluang Playoff Tambahan, Italia Disebut Kandidat

Peluang Italia untuk kembali tampil di Piala Dunia disebut bisa terbuka lagi menyusul kabar bahwa Iran berpotensi mundur dari turnamen tersebut. Isu itu muncul di tengah situasi politik dan konflik Iran dengan Amerika Serikat, yang membuat status partisipasi tim Asia tersebut menjadi sorotan.

Italia sebelumnya dipastikan gagal lolos setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina melalui adu penalti pada final playoff Eropa. Hasil itu memperpanjang absennya Azzurri dari Piala Dunia menjadi tiga edisi beruntun setelah 2018 dan 2022, yang juga diikuti mundurnya Gennaro Gattuso dari posisi pelatih serta pengunduran diri presiden federasi sepak bola Italia.

Di sisi lain, posisi Iran untuk tampil di Piala Dunia musim panas mendatang masih belum sepenuhnya jelas di tengah perang yang sedang dilancarkan negara tersebut. Meski demikian, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan Iran akan berpartisipasi di Grup G bersama Mesir, Belgia, dan Selandia Baru.

Menurut jadwal yang ada, Iran akan memulai kampanye pada 16 Juni melawan Selandia Baru. Setelah itu Iran dijadwalkan menghadapi Belgia di California, lalu bertemu Mesir di Lumen Field, Seattle.

Namun, muncul kemungkinan Iran terpaksa mundur, terutama setelah FIFA memutuskan tidak memindahkan pertandingan Iran ke luar Amerika Serikat. Situasi tersebut dinilai dapat menempatkan FIFA dalam posisi sulit jika terjadi perubahan mendadak hanya beberapa pekan sebelum turnamen dimulai.

Dalam skenario Iran benar-benar mundur, sebuah laporan menyebutkan FIFA dapat menggelar playoff khusus. Format yang disebutkan adalah turnamen mini yang melibatkan dua tim dari Asia dan dua tim dari Eropa, yang diambil dari negara-negara yang tidak lolos ke putaran final.

Berdasarkan peringkat dunia, Italia disebut menjadi kandidat kuat untuk mengisi salah satu dari dua slot Eropa pada playoff potensial tersebut jika penarikan diri Iran resmi dikonfirmasi. Selain Italia, Uni Emirat Arab juga disebut berpeluang masuk pertimbangan, mengingat mereka tersingkir oleh Irak yang kemudian lolos ke playoff antarbenua dan berhasil melaju ke putaran final.

Sementara itu, FIFA menegaskan mereka tetap mengharapkan turnamen berjalan sesuai jadwal pertandingan yang telah ditetapkan.