BERITA TERKINI
Iran: Tidak Ada Lagi Ruang Diplomasi dengan Amerika Serikat

Iran: Tidak Ada Lagi Ruang Diplomasi dengan Amerika Serikat

Kepala Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri Iran, Kamal Kharrazi, menegaskan bahwa Teheran tidak lagi melihat peluang untuk membuka jalur diplomasi dengan Amerika Serikat (AS). Ia menilai Presiden AS Donald Trump telah menunjukkan bahwa Washington tidak memahami bahasa diplomasi dan tidak menepati janji.

"Saya tidak lagi melihat ruang untuk diplomasi. Karena (Presiden AS) Donald Trump menipu orang lain dan tidak menepati janjinya," kata Kharrazi dalam wawancara dengan CNN, seperti dilansir presstv, Selasa (10/3/2026).

Kharrazi menyebut Iran telah mengalami hal tersebut dalam dua putaran negosiasi. "Dan kami mengalaminya dalam dua putaran negosiasi. Saat kami bernegosiasi, mereka menyerang kami," ujarnya.

Lebih lanjut, Kharrazi mengatakan perang tidak akan berakhir sampai negara-negara di Timur Tengah dan dunia memberikan tekanan ekonomi kepada Amerika Serikat. Ia menekankan negara-negara Arab di kawasan Teluk Persia serta negara-negara lain perlu mendorong Washington untuk mengakhiri perang.

"Negara-negara Arab Teluk Persia dan negara-negara lain harus menekan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang," tegas Kharrazi.

Menurutnya, perang telah memunculkan tekanan ekonomi bagi negara-negara lain, termasuk inflasi dan kekurangan energi. Kharrazi memperingatkan bahwa jika situasi berlanjut, tekanan tersebut akan meningkat dan dapat memaksa pihak lain untuk ikut campur.

"Jika ini berlanjut, maka tekanan ini akan meningkat, dan dengan demikian pihak lain tidak akan punya pilihan selain ikut campur," pungkasnya.