Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) berharap penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah dapat menjadi momentum penting untuk mendorong terwujudnya perdamaian di kawasan Timur Tengah. Menurut dia, momen suci haji perlu dimanfaatkan secara strategis oleh Indonesia.
HNW mendesak Pemerintah Republik Indonesia menjadikan pelaksanaan haji sebagai landasan untuk menekan penghentian segera berbagai konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah. Ia menilai langkah proaktif pemerintah dalam mengupayakan stabilitas kawasan menjadi hal krusial, sejalan dengan posisi Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.
Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI, HNW menekankan perlunya aksi nyata dari otoritas terkait, termasuk Kementerian Agama yang menangani urusan haji dan umrah. Ia juga meminta agar saluran diplomasi segera diaktifkan dan diarahkan kepada aktor-aktor kunci yang memiliki pengaruh di tingkat regional maupun global.
“Saya meminta agar penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah dapat menjadi katalisator utama bagi terwujudnya perdamaian di kawasan Timur Tengah,” ujar HNW.
Ia menegaskan, kesempatan penyelenggaraan haji perlu digunakan untuk mendorong penghentian konflik. “Saya secara khusus meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia agar menggunakan kesempatan penyelenggaraan haji ini sebagai landasan untuk mendesak penghentian segera atas berbagai konflik yang masih berkecamuk di wilayah tersebut,” kata HNW.
HNW berharap diplomasi yang terarah dapat memberi dampak positif, termasuk bagi aspek keamanan dan kelancaran ibadah para jemaah. Ia meminta otoritas terkait bergerak cepat dalam menindaklanjuti dorongan tersebut.

