Harga emas dunia menguat sepanjang pekan ini, didorong pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) serta meredanya kekhawatiran inflasi. Sentimen pasar turut dipengaruhi perkembangan di Selat Hormuz yang sempat dibuka di tengah gencatan senjata, namun kemudian kembali ditutup.
Pada perdagangan Jumat (17/4/2026), harga emas spot naik 0,85% menjadi USD 4.831,61 per ons. Secara mingguan, emas mencatat kenaikan 1,72%.
Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai di tengah perubahan sentimen global.
Menurut laporan Reuters, salah satu katalis utama datang dari pernyataan Menteri Luar Negeri Iran yang memastikan jalur pelayaran tetap berjalan melalui rute terkoordinasi. Pernyataan ini menekan harga minyak dunia dan membantu meredakan tekanan inflasi, sehingga membuka ruang bagi ekspektasi penurunan suku bunga.