BERITA TERKINI
Anton Suratto Minta Pemerintah Prioritaskan Diplomasi dan Perlindungan WNI di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Anton Suratto Minta Pemerintah Prioritaskan Diplomasi dan Perlindungan WNI di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, meminta pemerintah meningkatkan kesiapsiagaan nasional menyusul ketegangan yang kian memanas di kawasan Timur Tengah. Ia menilai Indonesia perlu mengambil peran strategis, baik melalui jalur diplomasi internasional maupun penguatan skenario perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah berisiko.

Anton menekankan diplomasi sebagai langkah utama untuk meredam konflik. Menurut politisi Partai Demokrat itu, Indonesia yang memiliki rekam jejak menjunjung perdamaian perlu siap berkontribusi sebagai mediator bagi pihak-pihak yang bertikai demi stabilitas kawasan.

“Intinya kita harus mengedepankan diplomasi. Pemerintah Indonesia harus siap membantu kedua belah pihak untuk bermediasi demi terciptanya stabilitas kawasan,” ujar Anton, Rabu (11/03/2026).

Di sisi lain, Anton mengingatkan agar upaya diplomasi tidak membuat pemerintah mengabaikan keselamatan ribuan WNI yang berada di kawasan tersebut. Ia mendorong penyusunan dan pematangan skenario evakuasi serta perlindungan darurat sejak dini, sebelum situasi berkembang menjadi kondisi kahar.

“Kita harus siap dari segala aspek. Mulai dari mitigasi sebelum terjadi kondisi darurat, prosedur pemulangan yang jelas, hingga memastikan warga negara kita bisa kembali ke tanah air dengan selamat jika hal yang tidak diinginkan terjadi,” tegasnya.